konsumen biang kerok

 saya hanya ingin curhat saja, pernah tidak kalian memperhatikan konsumen nakal yang akan membayar bill/ jasa kalian, anggap yang baca ini orang-orang yang mempunyai usaha jualan.

konsumen ini seperti memanfaatkan celah keteledoran pemilik warung beberapa contoh kasusnya seperti ini

ada 2 orang makan pecel lele di warung mimin, kemudian ketika hendak membayar mimin tanyakan, apakah mau dihitung semua atau tidak, konsumen menjawab "iya hitung semua" lalu ketika mimin hitung pesanan nya dia agak kaget, lah kan dia bilang hitung semua, dan pada akhirnya dia meminta membayar terpisah, karena situasi ini agak rancu, yang muncul di kasir itu hanya satu orang bukan 2 orang, jadi mimin wajar menanyakan hal ini seperti mau bayar sendiri atau semua. 

pasalnya kejadian ini pernah lolos konsumen tidak membayar, waktu itu kasusnya berdua, orang makan ditempat mimin, ketika membayar dia bilang hitung semua, tetapi dia menunjukan makanan yang dia pesan saja, tapi anehnya dia suruh hitung semua, hal seperti ini yang bikin rancu, kemudian teman sebelahnya menganggap makanan dia sudah dibayar oleh temanya padahal makanan nya belum dibayar. 

kemaren kejadian banget hampir lolos seperti kejadian diatas, anehnya konsumen ini agak error gak jelas, pertama dia bilang bill nya semua dia yang bayar, kemmudian sudah mimin hitung malah suruh satu-satu, pas temanya ngambil uang dimobil, si cowo ini bilang ketemenya kalau makanya sudah dibayar, loh mimin tersentak kaget, karena dia hanya membayar satu porsi yang dia makan saja, aneh sekali. untungnya mimin kasih penegasan ketemenya kalau makanan dia belum bayar, lantas si cowo itu terdiam.

menurut mimin, mungkin bukan hanya mimin yang mengalami hal ini, rata-rata pedagang pasti pernah mengalami, tapi saran mimin adalah harus dipertegas dari awal bayar sendiri, atau semua. hal ini agar menutup celah konsumen yang nakal 

0 comments:

Post a Comment